Rabu, 19 Oktober 2011

::.. RESUM 3 TDA ..::

Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS



::.. Resume TDA Bab III ..::




The Types of Book

Teknik di-Dalam Publikasi


Buku yang baik yaitu :

    * Relatif
    * Kualitas dalam teknik publikasi tergantung pada persepsi seorang pengguna (pembaca)
    * Sesuaian dengan persyaratan


Keuntungan dalam teknik dokumentasi :

§  Memberikan nilai yang berkualitas dalam membuat buku

    *  Membuat suatu informasi menjadi lebih mudah diakses

    *  Membuat customer lebih produktif

    * Mengurangi biaya pelatihan dalam melatih pengguna / pembaca buku

    * Menurunkan hambatan bagi pengguna

    * Lebih cepat digunakan oleh komunitas pengguna yang bermacam – macam

    * Mengurangi biaya dukungan pelanggan

    * Mengurangi biaya pemeliharaan

    * Dapat meningkatkan penjualan produk


Perlunya diadakan suatu bimbingan yang mana untuk mengetahui eknis publikasi yaitu

-          Meningkatkan kapasitas dan kualitas SDM dibidang publikasi

-          Agar setiap individu mengerti konsep layout desain dan konsep komunikasi visual

-          Dan setiap individu dapat mewujudkannya melalui peralatan teknologi informasi


Didalam mempublikasikan dibutuhkan SDM supaya apa yang kita ingin sampaikan yerjalankan dengan baik.

Analisa pembaca : Mengetahui dan menganalisa siapa yang akan membaca buku kita sangatlah penting, hal ini dikarenakan agar buku yang telah dibuat tidak salah sasaran.

    Membuat ringkasan : Agar para pembaca mengetahui definisi awal atau ringkasan dari buku maka perlu ditambahkan untuk menarik minat para pembaca.

    Mebuat rincian : Setelah ringkasan dapat membuat tertarik para pembaca, tentu saja di dalam buku harus dibuatkan pendefinisian secara rinci mengenai materi yang dibawakan.

    Memilih gaya dan format yang akan digunakan : Gaya penulisan dan format penulisan perlu diperhatikan agar tidak membuat pembaca merasa bosan dengan isi buku dan juga agar pembaca tertarik untuk membaca buku.

    Menulis buku manual : Setelah semua bahan di atas dipersiapkan, maka sekarang waktunya untuk menulis bukunya berdasarkan konsep - konsep di atas.

    Mencoba buku manual : Jika buku sudah dibuat, kini waktunya untuk melakukan percobaan kepada para pembaca.


Buku manual yang berguna bagi 4 pengguna aplikasi atau software yaitu

    * Pengantar panduan

    * Panduan pelatihan

    * Panduan user

    * Panduan referensi


Sumber : Klik Disini !!

::.. RESUM 2 TDA ..::

Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS


Dokumentasi Perancanaan Proyek.

Perencanaan proyek adalah celah pertama pada langkah–langkah, sumber daya, dana dan jadwal yang diinginkan untuk menyelesaikan proyek. Dokumen internal : dokumen ini tidak perlu ditunjukkan kepada pemakai,terutama bagian eksternal.

Seperti yang ada pada resum saya yang pertama,yang menyebutkan Dokumen adalah suatu catatan yang dapat dibuktikan atau dijadikan bukti dalam suatu masalah atau persoalan.

sedangkan Perencanaan adalah sebuah proses itteratif; rencana akan secara ditinjau secara konstan sebagai proyek yang sedang berlangsung dan seperti yang kita hadapi didalam pengetahuan sehari-hari didalam berorganisasi. Yang mana didalam perencanaan bagaimanapun kita merencanakan suatu rencana alamlah yang menentukan. karena bagaimanapun juga ketidak pastian adalah musuh semua rencana, termasuk rencana proyek.

Perencanaan proyek ada 6 diantaranya yaitu :

    * Pengantar

    * Proposal

    * Keterbatasan Sistem (Constraint)

    * Estimasi

    * Procedures

    * References

Yang mana Pengantar di dropdown menjadi beberapa, diantaranya yaitu :

    * —  Deskripsi Masalah

    * —  Deskripsi lingkungan masalah

    * —  Tujuan client, organisasi dan sistem

    * —  Solusi dan ruang lingkupnya

Kalau dropdown Proposal yaitu :

    * —  Fungsi yang diberikan pada solusi yang sudah diajukan

    * —  Strategi umum untuk pengembangan solusi

    * —  Peran penggunaan dan perangkat keras pada solusi

    * —  Keuntungan dan kerugian solusi tersebut

Sedangkan kalau Keterbatasan Sistem (Constraint) didropdown menjadi :

    * —  Prioritas customer

    * —  Profil penggunaan

    * —  Usia pengharapan produk

    * —  Pra-syarat kinerja

    * —  Pra-syarat kendala

    * —  Solusi alternative

    * —  Solusi feasible

    * —  Ketersediaan pada lingkungan penggunaan

Estimasi kalau didropdownkan, yaitu :

    * —  Jadwal

    * —  Staf dan organisasi

    * —  Budget

    * —  Analisa cost

    * —  Analisa resiko

    * —  Dok. Yang diberikan

    * —  Perangkat lunak yang diperlukan

    * —  Fasilitas dan perangkat keras yang dibutuhkan.


Procedur kalau didropdownkan yaitu :

    * —  Model proses

    * —  Metodologi dan notasi

    * —  Standarisasi dan jaminan kualitas

    * —  Accountability monitoring

    * —  Kendali produk

    * —  Data pengujian dan sumber data

    * —  Criteria akseptansi dan metode pembayaran

References kl didropdown menjadi :

    * —  Dokumentasi yang digunakan dalam pengembangan

    * —  Kamus istilah

    * —  Kontrak yang diajukan


Dokumentasi Spesifikasi


Analis sistem menggunakan berbagai alat untuk mendokumentaskanpenemuan mmereka pada saat menganalisis sistem. Dokumen tersebut dikenal sebagai dokumen spesifikasi kebutuhan sistem (System Requirement Specification / SRS).

Dokumentasi Spesifikasi Disain ada 5, diantaranya :

    * Pendahuluan

    * Deskripsi umum

    * Spesifikasi kebutuhan

    * Disain secara detail

    * Referensi

Adapun dari struktur diatas di dropdown seperti berikut :






Dokumen Pengembangan Sistem.

Pengembangan sistem merupakan penyusunan suatu sistem yang baru untuk menggantikan sistem yang lama secara keseluruhan atau memperbaiki sistem yang telah ada.


Perlunya Pengembangan Sistem

Sistem lama yang perlu diperbaiki atau diganti disebabkan karena

beberapa hal :

1. Adanya permasalahan-permasalahan (problems) yang timbul di system yang lama. Permasalahan yang timbul dapat berupa :

-Ketidak beresan atau kejanggelan di dalam sistem yang lama

Ketidak beresan dalam sistem yang lama menyebabkan sistem yang lama tidak dapat beroperasi sesuai dengan yang diharapkan.

- Pertumbuhan organisasi

Kebutuhan informasi yang semakin luas, volume pengolahan data semakin meningkat,perubahan prinsip akuntansi yang baru menyebabkan harus disusunnya sistem yang baru, karena sistem yang lama tidak efektif lagi dan tidak dapat memenuhi lagi semua kebutuhan informasi yang dibutuhkan manajemen.

2.Untuk meraih kesempatan-kesempatan

Dalam keadaan persaingan pasar yang ketat, kecepatan informasi atau efisiensi waktu sangat menentukan berhasil atau tidaknya strategi dan rencana-rencana yang telah disusun untuk meraih kesempatan-kesempatan dan peluang-peluang pasar, sehingga teknologi informasi perlu digunakan untuk meningkatkan penyediaan informasi agar dapat mendukung proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh manajemen.

3. Adanya instruksi dari pimpinan atau adanya peraturan pemerintah

Penyusunan sistem yang baru dapat juga terjadi karena adanya instruksi-instruksi dari atas pimpinan ataupun dari luar organisasi, seperti misalnya peraturan pemerintah


Sumber Klik disini !!


 Siklus Hidup Pengembangan Sistem.

Bila dalam operasi sistem yang sudah dikembangkan masih timbul permasalahan-permasalahan yang tidak dapat diatasi dalam tahap pemeliharaan sistem, maka perlu dikembangkan kembali suatu sistem untuk mengatasinya dan proses ini kembali ke proses yang pertama. Siklus ini disebut dengan Siklus Hidup suatu Sistem.


 Siklus Hidup Pengembangan Sistem dapat didefinisikan sebagai serangkaian aktivitas yang dilaksanakan oleh profesional dan pemakai system informasi untuk mengembangkan dan mengimplementasikan system informasi.

Siklus hidup pengembangan sistem informasi saat ini terbagi atas enam fase,

yaitu :

a. Perencanaan sistem

b. Analisis sistem

c. Perancangan sistem secara umum / konseptual

d. Evaluasi dan seleksi sistem

e. Perancangan sistem secara detail

f. Pengembangan Perangkat Lunak dan Implementasi sistem

g. Pemeliharaan / Perawatan Sistem

Keenam fase siklus hidup pengembangan sistem ini dapat digambarkan

seperti pada Gambar di bawah ini.


Fase Perencanaan Sistem

Dalam fase perencanaan sistem :

• Dibentuk suatu struktur kerja strategis yang luas dan pandangan system informasi baru yang jelas yang akan memenuhi kebutuhan-kebutuhan pemakai informasi.


• Proyek sistem dievaluasi dan dipisahkan berdasarkan prioritasnya. Proyek dengan prioritas tertinggi akan dipilih untuk pengembangan.


• Sumber daya baru direncanakan untuk, dan dana disediakan untuk mendukung pengembangan sistem.


Selama fase perencanaan sistem, dipertimbangkan :

• faktor-faktor kelayakan (feasibility factors) yang berkaitan dengan kemungkinan berhasilnya sistem informasi yang dikembangkan dan digunakan,

• faktor-faktor strategis (strategic factors) yang berkaitan dengan pendukung sistem informasi dari sasaran bisnis dipertimbangkan untuk setiap proyek yang diusulkan. Nilai-nilai yang dihasilkan dievaluasi untuk menentukan proyek sistem mana yang akan menerima prioritas yang tertinggi. Suatu sistem yang diusulkan harus layak, yaitu sistem ini harus memenuhi kriteria-kriteria sebagai berikut :



- Kelayakan teknis untuk melihat apakah sistem yang diusulkan dapat dikembangkan dan diimplementasikan dengan menggunakan teknologi yang ada atau apakah teknologi yang baru dibutuhkan.

- Kelayakan ekonomis untuk melihat apakah dana yang tersedia cukup untuk mendukung estimasi biaya untuk sistem yang diusulkan.

- Kelayakan legal untuk melihat apakah ada konflik antara sistem yang sedang dipertimbangkan dengan kemampuan perusahaan untuk melaksanakan kewajibannya secara legal.

- Kelayakan operasional untuk melihat apakah prosedur dan keahlian pegawai yang ada cukup untuk mengoperasikan sistem yang diusulkan atau apakah diperlukan penambahan/pengurangan prosedur dan keahlian.

- Kelayakan rencana berarti bahwa sistem yang diusulkan harus telah beroperasi dalam waktu yang telah ditetapkan. Selain layak, proyek sistem yang diusulkan harus mendukung faktor-faktor

strategis,seperti

Produktivitas mengukur jumlah output yang dihasilkan oleh input yang tersedia. Tujuan produktivitas adalah mengurangi atau menghilangkan biaya tambahan yang tidak berarti. Produktivitas ini dapat diukur dengan rasio antara biaya yang dikeluarkan dengan jumlah unit yang dihasilkan.

    *  Diferensiasi mengukur bagaimana suatu perusahaan dapat menawarkan produk atau pelayanan yang sangat berbeda dengan produk dan pelayanan dari saingannya. Diferensiasi dapat dicapai dengan meningkatkan kualitas, variasi, penanganan khusus, pelayanan yang lebih cepat, dan biaya yang lebih rendah.

    * Manajemen melihat bagaimana sistem informasi menyediakan informasi untuk menolong manajer dalam merencanakan, mengendalikan dan membuat keputusan. Manajemen ini dapat dilihat dengan adanya laporanlaporan tentang efisiensi produktivitas setiap hari.

Sumber Klik Disini !!

::.. RESUM 1 TDA ..::

Dosen : Ayuningtyas, S.Kom.,M.MT.,- MOS


Software Crisis




Software Crisis atau yang disebut krisis perangkat lunak adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan dampak kenaikan pesat dalam kemampuan komputer dan kompleksitas masalah yang dapat ditangani.

Akar krisis perangkat lunak kompleksitas, harapan, dan perubahan. Berbagai proses dan metodologi telah dikembangkan selama beberapa dekade terakhir untuk "menjinakkan" krisis perangkat lunak, dengan berbagai tingkat keberhasilan. Namun, secara luas disepakati bahwa tidak ada "peluru perak" - yaitu, tidak ada pendekatan tunggal yang akan mencegah overruns proyek dan kegagalan dalam semua kasus. Secara umum, proyek perangkat lunak yang besar, rumit, buruk-ditentukan, dan melibatkan aspek asing, masih sangat rentan untuk besar, masalah yang tak terduga.

Pelopor rekayasa perangkat lunak adalah Barry Boehm, Car Hore , David Parnas.


Sumber Klik Disini !



 Aplikasi


Aplikasi adalah penggunaan atau penerapan suatu konsep yang menjadi pokok
pembahasan. Aplikasi dapat diartikan juga sebagai program komputer yang dibuat
untuk menolong manusia dalam melaksanakan tugas tertentu. Aplikasi software yang
dirancang untuk penggunaan praktisi khusus, klasifikasi luas ini dapat dibagi menjadi 2
(dua) yaitu:
1. Aplikasi software spesialis, program dengan dokumentasi tergabung yang
dirancang untuk menjalankan tugas tertentu.
2. Aplikasi paket, suatu program dengan dokumentasi tergabung yang dirancang
untuk jenis masalah tertentu.


Sumber Klik Disini !


Dokumentasi

Dokumen adalah suatu catatan yang dapat dibuktikan atau dijadikan bukti dalam suatu masalah atau persoalan. Sedangkan dokumentasi adalah kegiatan atau proses pekerjaan mencatat atau merekam suatu peristiwa dan objek atau aktifitas yang dianggap berharga dan penting.


Membuat suatu dokumentasi memang akan menghabiskan waktu dan mungkin membosankan dan mungkin juga kita akan bertanya tanya mengapa kita harus menghabiskan waktu untuk membuat dokumentasi sementara kita sudah disibukkan dengan perkerjaan pekerjaan rutin. Kenyataannya dengan mempunyai dokumentasi yang baik kita akan mendapatkan sejumlah keuntungan seperti:

   1.

      Dokumentasi bisa menjadi penolong saat terjadi suatu masalah, dokumentasi akan berfungsi sebagai referensi untuk memandu kita dalam melakukan atau mencari penyelesaian suatu masalah.
   2.

      Dalam suatu bidang pekerjaan dokumentasi bisa berfungsi membantu dalam melatih karyawan baru, karyawan baru akan lebih cepat belajar jika ada dokumentasi yang rinci sebagai referensi sehingga akan menghemat waktu dan biaya.

Dari keuntungan tersebut dapat saya simpulkan kalau dokumentasi digunakan pada saat setiap kita melakukan pekerjaan atau transaksi sehingga kita dapat mengetahui hal-hal apa saja yang sudah kita kerjakan.

misal kita bekerja dibagian keuangan (Bendahara), kita harus mencatat setiap pengeluaran apa saja sehingga pada saat pembukuan kita mempunyai rekapan data tesebut..

atau misalkan kita bekerja dibagian gudang, kita harus mencatat setiap pengeluaran yang ada agar kita tau barang apa saja yang sudah mendekati stok minimum sehingga nantinya kita dapat melaporkan ke bagian pembelian..


begitu juga kalau berhubungan dengan aplikasi, bagian keuangan menerima rekapan pemasukan maupun pengeluaran. misal disini pihak bank,mereka melakukan perekapan data secara everytime sehingga customer tidak kehilangan kapan mereka mengambil uang maupun pada saat menabung. begitu juga pihak bank kalau ada keterlambatan dalam pencatatan maka pembukuan akan berantakan karena tidak sesuai dengan kenyataannya.



Sumber Klik Disini !

Rabu, 14 September 2011

::.. PBD II ..::

Maaf .... Dalam Pencarian Materi !!

 
Design by Wordpress Theme | Bloggerized by Free Blogger Templates | coupon codes